Persikabo 1973 tanpa Dimas Drajad ketika jamu PSIS Semarang

Jakarta (ANTARA) – Pelatih Persikabo 1973 Aji Santoso menjelaskan timnya tidak akan diperkuat penyerang Dimas Drajad ketika menjamu PSIS Semarang pada pekan ke-16 Liga 1 Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat (20/10).

 

Dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Kamis, Aji menjelaskan Dimas mendapatkan cedera ketika membela Indonesia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde pertama. 

 

Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu menjelaskan, kehilangan Dimas Drajad merupakan masalah yang cukup pelik bagi Persikabo 1973 karena opsi penyerang yang mereka miliki sekarang sangat terbatas.

 

Persikabo 1973 tinggal memiliki Yandi Sofyan Munawar di lini depan setelah penyerang asing Rafael Conrado dipulangkan akhir pekan lalu karena performa yang kurang memuaskan.

 

“Kemungkinan Dimas absen lawan PSIS Semarang, kita repot lagi, striker kita tidak punya lagi, tinggal Yandi saja, karena pemain asing seminggu yang lalu sudah kita pulangkan, kita coret,” ungkap Aji.

 

Meskipun begitu, Aji cukup senang dengan performa Dimas ketika membela Indonesia menghadapi Brunei Darussalam terlebih pemain tersebut mampu mencetak tiga gol pada leg pertama.

 

Menanggapi soal berbedanya torehan gol Dimas ketika membela timnas Indonesia dengan saat memperkuat Persikabo 1973, Aji menjelaskan ada beberapa faktor yang memengaruhi hal tersebut.

Baca juga: Pelatih Arema FC sudah pelajari gaya permainan PSM Makassar
 

Pemain asal Gresik itu tercatat sama sekali belum pernah menyumbangkan gol untuk Persikabo 1973 pada Liga 1, berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya.

 

“Sepak bola tidak bisa mengandalkan satu atau dua pemain saja, mungkin di sana, pemain di sekitar Dimas cukup mendukung dia. Sebenarnya selama di Persikabo dia tampil bagus, masalahnya dia belum cetak gol, itu saja,” jelas Aji.

 

Kehilangan Dimas Drajad tentu menjadi pukulan bagi Persikabo 1973 yang tengah berusaha untuk bangkit pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini.

 

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *