Pelatih Inggris U-17 nilai pertandingan lawan Iran berjalan keras

Jakarta (ANTARA) – Pelatih tim nasional Inggris U-17 Ryan Garry menilai pertandingan melawan timnas Iran U-17 berjalan begitu keras.

Tim nasional Inggris hampir dipastikan mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menekuk timnas Iran 2-1 dalam pertandingan kedua Grup C Piala Dunia U-17 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Selasa.

“Ini laga yang sangat keras. Iran tim yg sangat bagus, dilatih dengan sangat baik. Saya pikir mereka akan melaju ke babak yang lebih jauh di kompetisi ini. Saya selalu tahu laga ini akan menjadi sangat keras dan performa yang sangat brilian dari kedua tim,” kata Ryan Garry.

The Young Lions sempat tertinggal dari Iran pada menit ke-31 setelah Abolfazl Zamani dengan mudah menceploskan bola dengan memanfaatkan bola liar. Inggris baru memperoleh gol penyeimbang pada menit ke-64 melalui tembakan jarak jauh Reis Denny. Tim asuhan Ryan Garry tersebut baru bisa membalikkan kedudukan pada menit ke-90 melalui sontekan Joel Ndala memanfaatkan hasil tangkapan yang tidak sempurna dari Shakouri.

“Itu gol (Joel Ndala) yang spesial, karena kami kesulitan menembus Iran, karena kelihatan dari permainan kami tidak akan mendapatkan gol kedua. Jadi saya pikir ada elemen kebahagiaan keluar dari selebrasi para pemain di lapangan usai gol kedua tercipta,” kata mantan pemain Arsenal dan Bournemouth itu.

Kemenangan atas Iran membuat Inggris telah mengemas enam poin dari dua pertandingan dan berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara Grup C.

Dengan dua tim teratas dipastikan lolos ke babak 16 besar, maka sangat kecil kemungkinan Inggris tersingkir meskipun dalam pertandingan terakhir Grup C harus menghadapi tim tangguh Brazil.

Dua tim juara di dua edisi terakhir Piala Dunia U-17 tersebut akan menjalani pertandingan pamungkas Grup C di Jakarta International Stadium pada Jumat mendatang.

Baca juga: Inggris pimpin Grup C Piala Dunia U-17 setelah tekuk Iran 2-1

Baca juga: Penyerang Inggris U-17 Joel Ndala idolakan Jude Bellingham

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *